Selasa, 08 Maret 2016

Diantara


Malam menepati janjinya
Pekat dan sunyi kembali melaruti alam
dan aku mencoba merambahnya lewat untaian kata
Lewat sebaris bait yang yang hilang

Gelisah, bimbang dan penat
Seolah berlomba memasuki kepingan hati
Terpatri didalamnya membentuk setoreh luka
Luka yang belum juga mau pergi.

Haruskah kuikuti rambahan malam?
sementara hati kecilku berharap sang benderang
Ya, kemanakah hati ini harus bertaut?
Pada kegelapan ataukah sang benderang?

Related Posts

Diantara
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Terima kasih sudah berkunjung di blog ini. Silahkan tinggalkan Saran, kritik dan untaian nasehatnya dengan sopan.Thanks