Jumat, 11 Maret 2016

Ibu dan Sebuah Harapan


Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu 
Tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku

Seonggok Cacian selalu menghampiri mu
Secerah hinaan tak perduli bagi mu
Selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku
Mencari harapan baru lagi bagi anak mu

Bukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesan ku
Bukan gulungan uang yg kau minta dalam keberhasilan ku
Bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
Tapi keinginan hati mu membahagiakan aku

Dan yang selalunya kau berkata pada ku
Aku menyayangi mu sekarang walau aku tak lagi bersama mu 
Aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku
"Hadiah apa-pun yang kita berikan kepada ibu kita, ia pasti akan dengan senang hati menerimanya, tetapi sesungguhnya hadiah paling berharga adalah menjadi anak Sholeh/sholehah sehingga kita bisa membahagiakan beliau dunia dan akherat".

Related Posts

Ibu dan Sebuah Harapan
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Terima kasih sudah berkunjung di blog ini. Silahkan tinggalkan Saran, kritik dan untaian nasehatnya dengan sopan.Thanks